Dilantik Wakil Gubernur, Pengurus PKK Siap Sukseskan Program Pemerintah Provinsi

128 Views

Wakil Gubernur NTT, Drs. Josef A. Nae Soi melantik Pengurus Tim Pengerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi NTT Periode 2018-2023. Pengurus PKK yang dilantik tersebut diharapkan segera beraksi dalam mensukseskan  program-program Pemerintah Provinsi NTT.

“Saya kira PKK  itu penting untuk pembangunan. Ada sinkronisasi program pemerintah daerah dengan PKK. Mereka sangat bagus karena terdiri dari ibu-ibu dengan fokusnya pada pemberdayaan keluarga,” jelas Wagub Nae Soi saat ditemui usai upacara pelantikan di Aula Fernandez Kantor Gubernur, Jumat (25/1).

Wagub Nae Soi meyakini, PKK sesuai dengan fungsinya akan berperan besar dalam proses percepatan pembangunan di NTT. Program-program Perangkat Daerah (PD) dapat berjalan beriringan dan bersamaan dengan program PKK.

“Saya yakin, PKK pasti akan mendukung percepatan pembangunan. Karena ibu-ibu anggota PKK khan daya jangkauannya sampai ke desa bahkan RT. Dukungan dari PKK akan mempercepat pelaksanaan program perangkat daerah,” jelas Nae Soi saat ditemui usai acara pelantikan.

Wagub mengharapkan agar PKK juga dapat memanfaatkan  dana desa  dan dana Program Keluarga Harapan (PKH) demi menunjang upaya pemberdayaan keluarga. Kader-kader PKK diharapkan juga terlibat aktif dalam pengawasan pemanfaatan dana-dana  tersebut.

“Dana PKH kita naik secara signifikan. Dari Rp 800 miliar tahun 2018 menjadi Rp 2,9 triliun di tahun 2019. Itu yang kita minta PKK untuk turut memenej dana itu. Begitu pun dengan dana desa,” pungkas Wagub Nae Soi.

Ditemui di tempat yang sama, Ketua PKK Provinsi NTT, Julie Sutrisno Laiskodat mengatakan, dengan struktur pengurus yang lengkap,  PKK Provinsi NTT  siap menyukseskan semua program-program dari Gubernur dan Wakil Gubernur.

“Perangkat-perangkat daerah tentunya punya sumberdaya manusia terbatas untuk door to door menyebarluaskan program-program Gubernur dan Wakil Gubernur. Kebetulan PKK punya anggota sampai tingkat dasawisma, mereka bisa jadi pewarta dan penyebar luas program-program yang sangat bagus tersebut, ” jelas Julie Laiskodat.

Dalam kesempatan itu, Julie juga mengungkapkan kolaborasinya dengan dinas teknis. PKK Provinsi akan turun ke desa-desa di seluruh di  NTT untuk sosialisasikan pentingnya tanam kelor di pekarangan rumah serta gerakan gemar makan  ikan.

“Kedua program ini bertujuan untuk menciptakan generasi NTT yang sehat sejak dini. Untuk kelor kita bekerja sama dengan dinas pertanian, sementara untuk gerakan makan ikan berkolaborasi dengan dinas perikanan. Namun kita tetap membuka diri terhadap perangkat-perangkat daerah lainnya,” pungkas Julie.

Pelantikan Pengurus PKK Provinsi NTT berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 398/KEP/Hk/2018 tertanggal 21 Desember 2018. Disaksikan Ketua PKK Provinsi NTT, Wagub melantik Maria Fransiska Djogo selaku Wakil Ketua bersama 48 pengurus yang terbagi dalam empat pokja PKK.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut, Danrem 161 Wirasakti Kupang, Pimpinan Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Provinsi NTT, organisasi perempuan, insan pers dan undangan lainnya. (ER)

No comments