Pemerintah Punya Tanggung Jawab Cari Pasar

70 Views

Gubernur NTT,  Viktor Bungtilu Laiskodat, SH, M.Si meminta masyarakat untuk memberdayakan semua lahan yang ada dengan berbagai tanaman pertanian yang bernilai ekonomis. Para petani tidak perlu cemas hasil-hasil pertaniannya tidak akan laku.

“Pemerintah punya tanggung jawab untuk mencari pasar. Pemerintah punya kuasa, punya jaringan untuk menampung hasil panen masyarakat. Jangan sampai rakyat sudah tanam susah-susah dan lama, tapi panenannya tidak laku, ” kata Gubernur Viktor saat menyampaikan arahan kepada para petani yang tergabung dalam kelompok tani Motivator Pembangunan Gubernur dan Wakil Gubernur (MPGB)  2018-2023 Tingkat Kecamatan se-Kabupaten TTU di Aula Paroki Hati Kudus Yesus Manumean Desa Makun Kecamatan Biboki Feotleu,Senin (11/3).

Menurut mantan Ketua Fraksi Nasdem DPR tersebut, pemerintahannya sangat serius untuk membangun pertanian. Masyarakat bersama Gereja harus berpartisipasi aktif untuk mengangkat harkat dan martabat petani. Para petani didorong untuk menanam apa saja yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sendiri dan dijual. Termasuk juga ternak sapi.

“Rakyat tanam dan panen apa saja harus laku dijual. Kita punya BUMD serta Bumdes yang bisa menampung hasil panenan masyarakat dengan harga layak. Pemerintah punya kewajiban untuk membuat value added atau nilai tambah terhadap hasil olahan masyarakat. Bisa dibuat keripik,jus, sabun, pakan ternak dan masih banyak lainnya. Saya juga sudah minta para pengusaha dan pemilik toko untuk memasarkan hasil olahan ini. Ini  sebagai suatu bentuk motivasi untuk masyarakat,” jelas pria asal Semau tersebut.

Lebih lanjut alumnus Magister Program Studi Pembangunan UKSW Salatiga itu mengungkapkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, pemerintah provinsi juga telah melakukan kerjasama dengan para produsen pupuk. Agar penyalurannya kepada para petani tidak terlambat lagi.Pemerintah daerah melalui BUMD dapat mengambil peran sebagai penyalur supaya tidak ada kelangkaan pupuk.

“Saya sudah berbicara dengan beberapa pabrik pupuk. Target kita,tahun 2020 tidak ada lagi keluhan kelangkaan pupuk. Begitu pun dengan embung-embung, kita akan siapkan supaya pertanian kita dapat berkembang dengan pesat,” jelas Viktor Laiskodat.

Sementara itu, Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Manumean, Romo Emanuel Kun dalam sambutannya mengungkapkan penghargaan dan rasa terima kasih atas kesediaan Gubernur untuk hadir bersama masyarakat di Manumean.

“Daerah Manumean ini masih terbelakang dalam banyak hal, terima kasih kepada bapak Gubernur sudah berkenan datang ke sini. Dalam kesempatan berahmat ini, kami secara resmi mengukuhkan Bapak Gubernur sebagai Usif Biboki di tanah tumpah darah Manumean ini. Kami mendukung penuh semua program gubernur. Kami berharap agar kehadiran bapak Gubernur dapat memotivasi dan menyemangati kami untuk semakin memiliki rasa kebangsaan dan memiliki NTT,” kata Romo Eman Kun.

Gubernur NTT juga  menyerahkan bantuan pompa air, alat pertanian dan penyerahan bibit lamtoro teramba kepada kelompok tani.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Pimpinan Perangkat Daerah Provinsi NTT, Plt. Sekretaris Daerah TTU, pimpinan perangkat daerah kabupaten TTU, camat dan para kepala desa, para anggota kelompok tani, tokoh masyarakat, tokoh agama, masyarakat, insan pers dan undangan lainnya. (HMS)

No comments