Kinerja Harus Menghasilkan Outcome Bagi Masyarakat

123 Views

Kita kerja harus ada Outcome, harus ada hasilnya dan Dinikmati masyarakat. Dalam Pelayanannya ada regulasi dan mekanisme yang disinkronisasi berdasarkan Perda dan UU.

Demikian arahan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi dalam rapat evaluasi bersama Pimpinan Perangkat daerh dan para ASN lingkup Pemprov NTT di Aula Fernandez Kantor Gubernur NTT pada Jumat 3 Januari 2019.

“Kita harus menjadi Fasilitator serta mediasi dalam pelayanan sehingga semua yg kita kerjakan ini bermuara bagi kesejahteraan masyarakat. Tahun 2020 ini kita tidak dengan wacana-wacana saja. Harus lebih baik dari tahun 2019 kemarin”, ujar Josef.

“Pertumbuhan ekonomi kita  mencapai angka 5,23. Ini berarti kita kerja sudah pada relnya. Kita pertahankan dan harus tingkatkan lagi di bagian pengembangan potensi daerah dengan Pertaniannya seperti kelor, kemudian pariwisata, infrastruktur, kita juga perlu serius dalam penanganan maasalah stunting, pengelolaan Rumah Sakit seta pelayanan kesehatan hingga peningkatan SDM serta pelayanan perizinan,” jelas Josef.

Gubernur Viktor Bungtilu Lasikodat juga kembali menegaskan agar pengmbangan pariwisata harus diteruskan sebagai leading sektor atau prime mover ekonomi NTT.

“Pariwisata kita sebagai leading sektor. Pariwisata sebagai setiap sesuatu yg memenuhi ekspektasi manusia. Untuk itu kita akan tetap lanjutkan sehingga NTT semakin dikenal dunia dengan pariwisata yang hebat,” ujar Viktor.

“Pembangunan kita lihat dengan adanya modernisasi. Maka setiap tanggung jawab yang diberikan pada kita itu bertujuan adanya modernisasi, harus sesuatu yang dapat ditingkatkan yang baru dan baik bagi kita dan masyarakat,” jelasnya.

Viktor juga menegaskan agar pemanfaatan aplikasi Whatsapp grup harus digunakan untuk mempercepat pertukaran informasi mengenai percepatan pembangunan. Hal tersebit menurutnya sangat efektif agar ASN tidak perlu melakukan pertemuan atau banyak kegiatan rapat yang memakan waktu dan biaya.

“Untuk semua Eselon II saya harap harus juga ketja dengan melibatkan bawahan hingga staf. Kita harus punya kaderisasi untuk melanjutkan kinerja kita.

Jangan semuanya kita sendiri yang mendominasi dalam bekerja. Harus ada kerja tim sehingga kaderisasi bisa terus berlanjut,” ungkapnya.

“Saya mau kedepannya kita juga harus bisa menghasilkan industri. Potensi kita banyak. Kita kaya. Kelor, rumput laut, perikanan, padi, jagung, bawang merah, bawang putih, kopi dan lain-lain. Harus ada industri. Karena selama ini pasar kita didominasi produk dari luar NTT. Siapkan juga Pokja untuk setiap pengembangan potensi-potensi tersebut. Kita juga harus siapkan dengan baik karena tahun ini kita menjadi Tuan Rumah Pesparani Nasional 2020”, tambahnya. (Meldo Nailopo)

No comments