Gubernur NTT Tatap Muka Dengan Masyarakat Oli’o

230 Views

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat melakukan pertemuan bersama warga dan tokoh masyarakat Kampung Oli’o Kelurahan Merdeka Kabupaten Kupang. Pertemuan tersebut dilaksanakan di Aula Fernandez Kantor Gubernur NTT pada Selasa 7 Januari 2020.

Dalam pertemuan tersebut Gubernur Viktor mengatakan Pemerintah NTT akan menghadirkan pengusaha tambak garam yang dapat dipercaya untuk mengelola lahan di Oli’o Kelurahan Merdeka.

“Saya akan segera menyiapkan pengusaha garam yang benar-benar punya modal dan pengalaman. Yang bisa kita percayakan untuk mengelola lahan di Oli’o. Bisa mengelola dalam kurun waktu yang lama. Dengan demikian maka bisa merangsang pertumbuhan ekonomi masyarakatnya,” ungkap Viktor.

“Nanti saya lihat dulu dan tentukan  pengusaha yang punya semangatnya baik, maka tugas masyarakat adalah menjaga pengusahanya supaya dia kerja baik. Kita lakukan sama persis seperti yang ada di Nunkurus. Saya panggil para investor. Akhir bulan januari ini saya sudah putuskan siapa orangnya. Sebagai Gubernur saya harus kenali dengan baik pengusaha yang datang di daerah saya,” jelas Gubernur Viktor.

Beliau juga menegaskan bahwa para investor yang datang jangan hanya mau mengambil keuntungan dan tidak memperhatikan ekonomi masyaraat disekitarnya. Sebaliknya ia juga meminta masyarakat untuk bersikap baik terhadap pengusaha.

“Saya sebagai gubernur menyambut baik karena memang kita sedang melakukan pembenahan dan penertiban untuk mengeluarkan izin hak pengelolaan lahan didaerah itu untuk peningkatan ekonomi bagi masyarakat. Itu kuncinya. Jadi pengusaha atau perusahaan masuk disitu maka masyarakat tidak boleh susah lagi, sebaliknya masyarakat juga jangan peras pengusahanya,” kata dia.

“Pesan Bapak Presiden dan sejalan dengan semangat saya sebagai Gubernur, lahan yang ditarik kembali dari PT Panggung Guna Ganda Semesta harus dimanfaatkan untuk menumbuhkan  ekonomi masyarakat. Itu pesannya. Jadi masyarakat disitu bisa bertumbuh ekonominya. Kalau lahannya sudah ditarik dan ekonomi masyarakat disitu tidak bertumbuh itu alasannya ada dua  berarti ada yang salah dengan pemimpinnya dan masyarakatnya malas,” pungkasnya.

“Saya Gubernur sebagai pemegang hak pengelolaan lahan pasti kita cabut kalau pengusaha datang dan kerjanya macet. Bapak ibu sebagai pemegang hak ulayat saya dan saya Gubernur sebagai pemegang hak pengelolaan lahan. Kita sama-sama dan saling mendukung,” beber Viktor.

Ditambahkannya izin PT Panggung Guna Ganda Semesta dicabut karena adalah supaya ke depan pengelolaannya lahan oleh pengusaha yang baru dan masyarakat di daerah itu bisa hidup sejahtera melalui industri garam didasari dengan Indonesia yang juga kekurangan suplai garam nasional dan tempat itu (Oli’o) menjadi salah satu tempat yang baik untuk membangun industri garam.

Masyarakat Oli’o yang hadir sangat berterima kasih kepada Gubernur Viktor karena akan mendatangkan investor pengusaha garam serta juga akan memperbaiki saluran pengairan sawah di daerah mereka.

Penulis: Meldo Nailopo

No comments