DPRD NTT Apresiasi Penyerahan DPA Tepat Waktu

167 Views

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTT memberikan apresiasi  kepada Pemerintah Provinsi NTT atas penyerahan  Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Perangkat Daerah (PD) tepat waktu. Lembaga dewan itu berharap agar pelaksanaan kegiatan dan program pemerintah provinsi tahun 2020 dapat berjalan lancar dan tepat waktu.

“DPRD memberikan apresiasi atas langkah pemerintah yang menyerahkan DPA kepada organisasi perangkat daerah tepat waktu sebagai tindak lanjut telah disahkannya peraturan daerah tentang APBD tahun Anggaran 2020,” kata Dr. Inche Sayuna, Wakil Ketua DPRD NTT saat menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur Dalam Rangka Penutupan Masa Persidangan DPRD Provinsi NTT Tahun 2019-2020 dan Pembukaan Masa Persidangan II DPRD Provinsi NTT Tahun Sidang 2020 di Ruang Sidang DPRD, Rabu (8/1).

Seperti diberitakan sebelumnya,  DPA PD Lingkup Pemerintah Provinsi  telah diserahkan secara resmi oleh Gubernur Viktor Laiskodat kepada masing-masing pimpinan PD saat upacara Bendera awal tahun 2020, Senin, (6/1).

Rapat paripurna istimewa tersebut dipimpin oleh Inche Sayuna selaku Wakil Ketua DPRD didamping oleh Wakil Ketua DPRD lainnya, Chris Mboeik dan Aloysius Malo Ladi. Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Gubernur NTT, Drs. Josef A. Nae Soi, MM, unsur Forkompinda NTT, Sekretaris Daerah NTT, Ketua Tim Penggeran PKK NTT, Ketua KPUD NTT, Ketua Banwaslu NTT, undangan lainnya dan para anggota DPRD NTT.

Menurut politisi Golkar tersebut, penyerahan DPA tepat waktu yang ditindaklanjuti dengan mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) merupakan salah satu kunci percepatan belanja pemerintah. DPRD berharap, pemerintah daerah dapat  melakukan pemantauan atas pelaksanaan  kegiatan dan anggaran secara berkala untuk memastikan efektivitas dan efisiensi penggunaan keuangan daerah.

“Kami juga meminta sistem pengendalian internal di masing-masing perangkat daerah agar lebih ditingkatkan untuk meningkatkan kinerja,” harap Inche.

Lebih lanjut, Inche mengingatkan pemerintah provinsi agar menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggunjawaban  (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2019 kepada dewan secara tepat waktu pada akhir Maret 2020 . Juga harus menyelesaikan Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2019 untuk selanjutnya disampaikan kepada BPK agar diperiksa dan diteliti.

“Kami meminta kepada pemerintah daerah untuk bekerja keras mmepertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian(WTP). Kiranya  penghargaan selama empat tahun terakhir ini menjadi motivasi untuk bekerja lebih giat lagi untuk menyelesaikan laporan keuangan Tahun Anggaran 2019,” jelas Inche.

Di akhir pidatonya, Inche meminta Pemerintah Provinsi untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem  dengan mempersipakan cadangan stok pangan dan obat-obatan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT harus terus memantau titik bencana di seluruh NTT.

Wakil Gubernur NTT , Josef A. Nae Soi yang ditemui usai Sidang Paripurna mengatakan, apresiasi dari DPRD sebagai mitra pemerintah daerah menjadi motivasi untuk bekerja lebih cepat dan tuntas di Tahun 2020. Penyerahan DPA pada awal Januari dimaksudkan agar pekerjaan fisik dan konstruksi dilaksanakan lebih awal.

“Dari tahun ke tahun, kita selalu katakan anggaran turun teelambat pertengahan tahun atau bulan Agustus. Sekarang tidak lagi, mulai 2020 anggaran turun tepat waktu pada awal tahun. Lelang bulan Desember tahun lalu, Januari sampai Februari dan Maret kita sudah mulai go dan tancap kerja. Sehingga  pada bulan Agustus atau September kita lakukan evaluasi,” jelas Wagub Nae Soi.

Politisi Golkar itu memastikan, Pemerintah Provinsi akan serius untuk memastikan apakah masyarakat sungguh menikmati proses pembangunan yang telah dilaksanakan.

“Saya dan pa Vikotr akan sangat ketat untuk melaksanakan pengawasan agar pelaksanaan pekerjaan tersebut berlangsung tepat waktu. Tidak ada lagi tender pada bulan Agustus atau September, kapan selesainya kalau seperti itu. Kita akan terus melakukan evaluasi dan menindak tegas segala  bentuk penyimpangan. Tahun 2020 ini, saatnya untuk bergerak cepat dan tuntas,” jelas Wagub Nae Soi.

Terhadap kesiapan pemerintah Provinsi NTT dalam menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem, Wagub mengatakan pemerintah provinsi sudah  melakukan mitigasi  titik-tik longsor dan terus mengikuti perkembangan informasi dari BMKG.

“Kita sudah menyiapkan langkah teknis. Juga terus berkoordinasi dengan Bulog menyangkut stok pangan. Menurut laporan dari Bulog, stok pangan kita cukup. Juga kita punya  stok obat-obatan yang cukup untuk antisipasi penyakit akibat bencana,” pungkas Wagub Nae Soi.  (HMS)

No comments