Gubernur NTT : Akomodasi Pariwisata Harus Ditingkatkan

173 Views

Melalui Rapat Evaluasi Pelaksanaan Pariwisata Estate 2019 bersama lintas OPD di yang dilaksanakan di Dinas Pariwisata NTT pada Rabu 8 Januari 2020

Gubernur NTT Viktor Laiskodat meminta agar pengembangan akomodasi pariwisata NTT lebih dikembangkan di tahun 2020.

“Akomodasi harus dikembangkan untuk kita layani orang yang datang. Kebutuhan apa saja yang mereka mau. Baik soal makanan ataupun tempat tinggal bagi para pengunjung. Kira sesuaikan dengan kelompok-kelompok pengunjung itu. Ini adalah kebutuhan penting dalam pariwisata,” ungkap Viktor.

Dikatakannya, akomodasi harus bernilai jual bagi setiap orang.

“Orang lain harus datang dan nikmati. Jadi mereka tau dan senang oh ini pelayanan pariwisata kita. Nilai jualnya harus diminati orang banyak,” kata Viktor.

“Untuk promosi pariwisata, kita harus turun cek lebih dahulu. Destinasi ini perlu ada tambahan apa saja, destinasi yang itu kita kelola seperti apa. Itu kita lakukan untuk bagaimana kita bisa promosi dengan baik. Tentukan itu tugasnya oleh siapa yang bertanggung jawab dalam promosi. Saya mau kita yang lain juga ikut terlibat,” panjang Viktor.

“Bidang-bidang yang lain juga kita siapkan. Peternakan serta bidang industri. Apa saja yang kita mau kelola untung sumbang dalam pariwisata kita. Orang menikmati produk kita itu kita bangga,” tambahnya.

Lebih lanjut Viktor juga meminta agar bumdes juga ikut mendukung pariwisata. “Saya juga mau supaya hasil-hasil bumdes juga ada disana. Kembangkan potensi dan kreatifitas setiap desa. Nah kita juga siapkan SDM yang baik untuk mengatur dan kelola itu semua. Kita kirim anak muda ke luar untuk belajar tentang ini,” jelasnya.

Ia menambahkan Dinas PU harus terlibat dalam pengembangan aksesibilitas. Menurutnya infrastuktur jalan sangatlah penting dalam akses pariwisata. “Juga lihat jalan-jalan kita, ini untuk menunjang aksesibilitas wisatawan dalam hal transportasi. Jadi kita cek, kalau jalan masih buruk kita kontak pihak PU,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut juga dibahas tujuh kawasan Pariwisata Estate diantaranya Kawasan Pantai Liman Desa Uitituan di Semau Kabupaten Kupang, Kawasan Mutis di Desa Fatumnasi Kabupaten TTS, Kawasan Praimadita Desa Karera Kabupaten Sumba Timur, Kawasan Mulut Seribu di Desa Dayama Kabupaten Rote Ndao, Kawasan Moru di Desa Wolwal Kabupaten Alor, Kawasan Kelimitu Desa Kuanra Kabupaten Ende, dan Kawasan Lamalera Desa Lamarela Kabupaten Lembata.

Penulis. Aven Reme)

No comments