Gubernur VBL : Panti Asuhan Binongko adalah Tempat Martabat Manusia Dimuliakan

229 Views

GUBERNUR NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menegaskan, kehadiran 39 finalis Putri Indonesia tahun 2020 di Panti Asuhan Binongko sangat tepat agar mereka dapat lebih peka memahami dan memaknai apa sesungguhnya pekerjaan kemanusiaan yang telah dilaksanakan selama puluhan tahun oleh Biara SSPS.

“Ini adalah para finalis Puteri Indonesia. Mereka datang ke Labuan Bajo, ke Panti Asuhan Binongko ini.  Terima kasih kepada para finalis yang telah datang dan membaur bersama anak-anak yang ada di Panti Asuhan St. Damian di Labuan Bajo. Ini adalah tempat di mana martabat manusia dimuliakan. Karena di tempat ini anak-anak cacat mental, cacat fisik dirawat, dijaga, dibina oleh suster-suster dalam segala keterbatasan yang ada,” tandas Gubernur VBL melalui Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si di sela-sela kunjungan, Senin (24/02/2020).

Diakui, masih ada masalah air minum dan lain sebagainya.

“Mari kita ikut membantu berpartisipasi membantu anak-anak kita yang cacat ini. Ini luar biasa suster, karena anak-anak ini sudah sangat luar biasa. Mereka bisa berpidato sangat bagus, menyanyi dengan bagus. Semuanya ini adalah penyelenggaraan Tuhan. Kehadiran finalis Puteri Indonesia di sini juga adalah bagian dari cara memuliakan martabat manusia. Kerja dan perhatian  seperti ini  yang dilakukan para suster benar-benar membutuhkan hati yang bisa ikut merasakan kesulitan yang dihadapi orang lain. Terima kasih kepada Mustika Ratu, juga Bunda Julie yang telah membawa para finalis Puteri Indonesia ke sini, termasuk mengunjungi anak anak di panti asuhan ini,” kata doktor jebolan IPB Bogor.

Di tempat yang sama pimpinan panti Suster Angela  Rosa, S.Sps menyatakan syukur dan terima kasih untuk kunjungan para finalis Putri Indonesia.

“Kami senang bisa dikunjungi dan ini bentuk  dukungan dan kebaikan hati anda sekalian. Tuhan telah mengirim para Putri Indonesia ke tempat ini untuk peduli kepada kami,” kata Suster Angela dan mengaku beberapa tahun lalu juga panti ini dikunjungi Miss Grand.

Sedangkan finalis Putri Indonesia asal Provinsi Sumatera Barat, Louise Kalista Iskandar dan finalis Putri Indonesia asal DKI Jakarta 6, Gabriella Devita Febiola mengaku, senang bisa ada di panti asuhan Binongko.

“Semoga kehadiran kami di tempat ini dan interaksi yang terjadi di antara kami; menginspirasi kami untuk bisa berbagi demi kemanusiaan,” ucap Louise dan diamini Gabriella.

Usai mengunjungi panti asuhan Binongko para putri dibawa ke destinasi wisata Batu Cermin. Sedangkan group lainnya ke Pulau Rinca dan Desa Wisata Melo.

Pukul 15.45 wita dengan menggunakan maskapai Batik Air para finalis kembali ke Jakarta.

Penulis: Valeri Guru/Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT

No comments