Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Provinsi NTT yang juga Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si menyampaikan keterangan kepada pers di Kupang, Minggu malam (12/04/2020).

Bendung Penyebaran Covid-19, Marius Sampaikan 6 Arahan Presiden Joko Widodo

206 Views

Meski berbagai langkah dan strategi pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Provinsi NTT yang diterapkan gugus tugas Covid-19 dirasa masih belum optimal. Karena itu, Presiden Joko Widodo menyampaikan enam (6) arahan yang ditujukan kepada setiap gugus tugas baik di level nasional, provinsi maupun kabupaten/kota untuk membendung penyebaran Covid-19.

“Sebelum kami menyampaikan update data pada malam ini maka kami akan menyampaikan 6 arahan Presiden untuk gugus tugas Covid-19,” ucap juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Provinsi NTT yang juga Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si kepada pers di Kupang, Sabtu malam (18/04/2020).

6 arahan Presiden kepada gugus tugas dalam membendung penyebaran Covid-19 sebut Marius, antara lain:

  1. Melakukan pengujian sampel secara masif dan pelacakan secara agresif terhadap dugaan kontak dekat orang terkena Covid-19, untuk mengetahui risiko siapa saja yang memiliki dampak terkena dan menyebar virus korona;
  2. Memanfaatkan konsultasi medis dengan menggunakan teknologi platform layanan medis, untuk mengurangi risiko terkena Covid-19 di setiap rumah sakit;
  3. Melakukan komunikasi yang detil, efektif dan transparan, untuk menyatukan pendapat dan tindak dalam memutuskan mata rantai Covid-19;
  4. Penegakan hukum, yang berkaitan dengan hal “yang menggelisahkan masyarakat seperti informasi dan pelanggaran” kesepakatan dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sehingga aparat negara dan pemerintah dapat bekerja sama dengan baik dengan masyarakat untuk menghasilkan penegakan disiplin yang baik;
  5. Bekerjasama memberikan jaminan arus logistik dari pusat ke daerah dan daerah ke pelosok sampai sesuai dengan yang dibutuhkan;
  6. Kebijakan stimulus ekonomi yang harus tepat sasaran sesuai fokusnya p.da penanganan Covid-19.

Marius juga tak henti-hentinya menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap patuh dan taat dalam menjalankan protocol-protokol kesehatan baik yang ditetapkan WHO maupun otoritas pemerintah. “Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur mendorong kita semua untuk tetap patuh dalam menjalankan protocol yang telah ditetapkan baik oleh WHO maupun otoritas pemerintah. Semua ini demi memutus mata rantai penyebaran virus corona di Provinsi NTT,” pinta Marius.

Data dari 22 Dinas Kesehatan kabupaten/kota se NTT menyebutkan hingga Sabtu malam jumlah ODP dan PDP sebanyak 1436 orang. ODP sebanyak 1402 orang; selesai masa pemantauan 611 orang dan yang dirawat ada 12 orang; karantina mandiri 777 orang; kondisi saat ini 789 orang dan yang meninggal 2 orang. Jumlah PDP sebanyak 33 orang; yang sedang dirawat 13 orang. Sampel yang dikirim sebanyak 75 sampel; 38 sampel negative, 1 sampel positif dan 36 belum ada hasil laboratorium. (Valeri Guru/Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT)

No comments