ETIKA Peduli Covid-19 di NTT, Marius : Virus Kemanusiaan Semakin Nyata Tertular

394 Views

Ada begitu banyak paguyuban berbasis etnis, agama dan sosial budaya yang menunjukkan aksi nyata untuk peduli terhadap masyarakat dan institusi kesehatan dalam upaya menanggulangi penyebaran Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Provinsi NTT. Salah satunya dilakukan oleh Etnis Tionghoa Kupang (Etika).

Karena itu, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas berbagai aksi nyata dan kepedulian yang telah diberikan untuk membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan masyarakat NTT.

Ya, “Bapak Gubernur dan Bapak Wagub menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada perorangan, lembaga sosial kemasyarakatan, lembaga pendidikan termasuk paguyuban Etika yang telah peduli. Saya pikir ini virus kemanusiaan yang semakin nyata tertular dari berbagai pihak untuk membantu pemerintah dan masyarakat di NTT,” tandas juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Provinsi NTT yang juga Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si kepada pers di Kupang, Selasa (05/05/2020).

Di tempat yang sama Wakil Ketua Etika, Ir. Theo Widodo menjelaskan, Etnis Tionghoa Kupang yang tergabung dalam seluruh warga Tionghoa Kota Kupang dan sekitarnya; merupakan  aksi yang muncul secara spontanitas. “Kegiatan sosial ini telah kami lakukan sejak pertengahan Maret 2020 lalu. Awalnya kami membagi 2000 masker; lalu berlanjut dengan pembagian APD ke rumah sakit dan puskesmas; kemudian kami instal menara cuci tangan atau biasa disingkat MCT dan sekarang sudah ada 26 titik,” jelasnya.

Dia menambahkan, “selain itu ada penyemprotan desinfektan yang dibantu pihak Kodim 1604 Kupang. Kami bekerja sama dan terima kasih karena telah membantu Etika. Hingga kini masih masih terus melakukan penyemprotan di seluruh rumah.”

Sebenarnya apa yang mendorong aksi Etika untuk melakukan hal tersebut ? Ketua Harian Kadin NTT ini lebih lanjut menuturkan, Etnis Tionghoa merupakan bagian integral dari warga bangsa Indonesia. “Kami sadar bahwa kami adalah bagian dari bangsa Indonesia. Sehingga kita tentu harus turut ambil peran. Apapun harus dilakukan. Kami masih mampu untuk melakukan hal itu. Jika warga masyarakat semakin cepat bebas dari Covid-19 ini maka kita juga akan merasakan hal yang baik,” ucapnya.

Ketua Forum Pembaruan Kebangsaan Provinsi NTT ini juga mengimbau semua pihak untuk mengambil bagian yang nyata dalam semangat gotong royong.

“Saya imbau,  mari kita semua turut berperan serta bersama-sama bergotong royong sesuai imbauan Presiden Jokowi bahwa kita adalah bangsa gotong royong. Mari bersama kita lawan Covid-19 ini. Kita bantu apapun yang bisa kita bantu; baik itu berupa alat pelindung diri (APD) maupun misalnya sembako dan lain sebagainya. Saya yakin dan percaya bahwa kalau kita semua mau peduli maka kita mudah sekali mengalahkan Covid-19 ini,” tandasnya sembari berharap agar masyarakat taat dan patuh dalam mengikuti protokol kesehatan yang ada agar dapat memutus dengan cepat penyebaran virus corona di NTT.”

Penulis: Valeri Guru/Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT

No comments