Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT yang juga Sekretaris 1 gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Provinsi NTT, Dr. drg. Domi M. Mere, M.Kes kepada pers di Kupang, Rabu siang. Saat itu, dokter Domi didampingi juru bicara Covid-19 yang juga Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si.

Bertambah Jumlah Pasien Terpapar Covid-19 Plus di NTT

888 Views

Hingga siang ini, Rabu (13/05/2020) jumlah pasien terpapar Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Provinsi NTT bertambah. Jadi total ada 30 pasien Covid-19 plus. 2 pasien sembuh dan 1 pasien telah meninggal dunia.

Berikut penuturan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT yang juga Sekretaris 1 gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Provinsi NTT, Dr. drg. Domi M. Mere, M.Kes kepada pers di Kupang, Rabu siang. Saat itu, dokter Domi didampingi juru bicara Covid-19 yang juga Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si.

“Selamat siang masyarakat NTT dimanapun berada, siang ini kami akan merilis lagi tentang penyebaran virus corona di NTT oleh Bapak Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT,” ucap jubir Covid-19 mempersilakan dokter Domi menyampaikan keterangan pers.

Perlu saya sampaikan bahwa berdasarkan laporan dari laboratorium biomolekul RSUD Prof. Dr. W. Z. Johanes Kupang dari 92 spesimen swab yang diperiksa diketahui ada 11 swab yang posistif  Covid-19.

Dengan rincian sebagai berikut : swab rujukan rumah sakit daerah Komodo ada 9 berasal dari kluster Gowa. 1 lagi positif Covid-19 rujukan dari rumah sakit Ende kluster Gowa. 1 lagi positif Covid-19 rujukan dari rumah sakit daerah Soe kluster Magetan. Berdasrkan informasi yang kami terima dari Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Republik Indonesia (RI) Jakarta ada 1 positif Covid-19 dari Kabupaten Sumba Timur – Waingapu dari kluster baru STT Grogol Jakarta. Oleh karena itu, penambahan Covid-19 hari ini ada 12. Sehingga total NTT berjumlah 30 dari 18 sebelum. Dari 30 kasus positif Covid-19 sembuh 2, 1 meninggal  dan sudah dipublish tadi malam.

Untuk pasien Covid-19 yang baru ada beberapa sudah dirawat dan khusus untuk pasien di Labuan Bajo sudah dikoordinasikan dengan Bapak. Gubernur dan Bapak Bupati Manggarai Barat untuk dilakukan isolasi di RSUD Komodo dan rumah sakit Siloam Labuan Bajo. 1 kasus psistif Covid-19 di Ende saat ini sudah diisolasi di RSUD Ende dan juga 1 pasien di TTS sudah kami koordinasikan dengan kabupaten untuk segera melakukan tresing dan isolasi di RSUD Soe dan RSUD di Sumba Timur – Waingapu.

Kalau dilihat peningkatan pasien Covid-19 begitu meningkat dengan tajam; hal ini karena semakin cepat frekuensi pemeriksaan sampel swab di NTT, sehingga cepat diketahui kiriman hasil swab dari kabupaten. Ada beberapa wilayah yang dalam pemeriksaan laboratorim terutama dari Kabupaten Sikka yang jumlah cukup banyak dari sampel swab yaitu 70 – an dikirim dan saat ini dilakukan pemeriksaan swab di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johanes Kupang. Kita harapkan agar secepatnya hasil ini dapat diketahui agar teman – teman di daerah cepat melakukan pencegahan maupun penyelidikan, penulusuran epidimolgi supaya; upaya penanganan dapat dilakukan secara kolaboratif untuk seluruh unsur gugus tugas di kabupaten/kota se NTT. Kita masih punya pekerjaan rumah adalah rujukan swab yang dikirim baik ke laboratorium EGMAN, maupun laboratorium PUSLITBANGKES dan BPTKL Surabaya. Memang saat ini masih diperiksa dan mudah  – mudahan informasinya; kita dapatkan dengan cepat.

Itu beberapa hal yang dapat disampaikan. Seperti kita tahu bahwa NTT sudah masuk zona merah; saya kira kedepan dengan pasien OTG, ODP dan PDP yang cukup banyak itu berarti kita bisa prediksi bahwa akan semakin banyak. Kita tetap berupaya terhadap pasien dengan protokol kehatan sehingga tidak ada lagi transmisi lokal di daerah kita. Karena kita merupakan daerah kepulauan. Jadi pasti kita juga membtuhkan energi yang sangat banyak sehingga perlunya kita saling mengingatkan dan menjaga kesehatan. (Valeri Guru/Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT)

No comments