Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Mere, M. Kes kepada pers di ruangan Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Kamis (14/05/2020) siang. Dokter Domi saat itu didampingi Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT yang juga juru bicara gugus tugas percepatanan penanganan Covid-19 di Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si.

Jumlah Pasien Covid-19 di NTT Bertambah Jadi 39

293 Views

Dari hari ke hari jumlah pasien terkonfirmasi positif Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Provinsi NTT terus bertambah.

“Berdasarkan pemeriksaan 46 sampel di Laboratorium RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang ditemukan ada 9 sampel yang menunjukan positif Covid-19,” tandas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Mere, M. Kes kepada pers di ruangan Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Kamis (14/05/2020) siang.

Dokter Domi saat itu didampingi Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT yang juga juru bicara gugus tugas percepatanan penanganan Covid-19 di Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si.

Menurut Dokter Domi, dengan bertambahnya 9 kasus yang sudah terkonfirmasi ini, maka secara umum NTT sudah ada 39 kasus Covid-19 diantaranya 2 pasien dinyatakan sembuh dan 1 pasein meninggal, serta 36 masih dirawat di rumah sakit.

Dokter Domi yang juga Sekretaris 1 gugus tugas percepatanan penanganan Covid-19 di Provinsi NTT lebih lanjut menjelaskan, adapun rinciannya dari 9 kasus tersebut yaitu 8 orang positif Covid-19 dari Kabupaten Sikka yang sebagian besarnya dari Kluster Lambelu dan 1 positif dari Manggarai Barat yang berasal dari kluster Gowa.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sikka dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka bersama pihak RSUD dr. TC Hillers beserta seluruh perangkatnya untuk melaksanakan tindakan pelayanan medis dengan perawatan dan isolasi bagi pasien di Rumah Sakit TC Hillers Maumere dan juga koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat untuk melakukan tracing dan isolasi khusus untuk pasien di RS Komodo Labuan Bajo,” ungkap mantan Direktur RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang.

Ia menambahkan sebagaimana diketahui dari laporan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat, ada 2 Rumah Sakit yang menangangi pencegahan dan penanganan Covid-19 yaitu RS Komodo dan yang kedua RS Siloam Labuan Bajo.

Adapun rincian dari total 39 kasus Covid-19 dari beberapa kabupaten/kota di NTT diantaranya Manggarai Barat dengan 12 kasus, Kota Kupang 11 kasus, Kabupaten Sikka 8 kasus, Kabupaten TTS 2 kasus, Kabupaten Rote Ndao 2 kasus, Ende 1 kasus, Nagekeo 1 kasus, Flores Timur 1 Kasus, dan Sumba Timur 1 kasus.

“Jika kita lihat dari tren penyebaran dan eskalasi kasus Covid-19 sudah hampir separuh kabupaten di NTT. Oleh karena itu, akan ada kebijakan panatalaksanaan pelayanan kesehatan maupun perawatan pasien Covid-19. Saat ini juga menggunakan semua Rumah Sakit Daerah, Rumah Sakit Rujukan dan Rumah Sakit second line. Hal ini dikarenakan topografi NTT yang terdiri dari kepulauan dan kita tidak bisa melakukan rujukan pasien melalui transportasi laut dan udara,” katanya.

Lebih lanjut Dokter Domi menjelaskan, pemerintah pusat dan daerah akan selalu memberikan dukungan kepada kabupaten dengan menyiapkan resources-resources yang ada terutama Alat Pelindung Diri (APD) dan tenaga medis profesional seperti dokter spesialis paru manakala dibutuhkan.

“Baik Pemerintah dan masyarakat harus terus melakukan koordinasi untuk mengidentifikasi saudara-saudara kita yang mungkin sempat melakukan kontak dengan pasien untuk diidentifikasi dan dideteksi dengan baik sehingga kita cepat mengambil langkah-langkah antisipastif,” ungkapnya sembari menambahkan, “Pemerintah Provinsi NTT juga telah melakukan komunikasi dengan Kementerian Kesehatan RI dalam hal pengiriman alat tes cepat pemeriksaan Covid-19.” (Meldo Nailopo/Pelaksana Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT)

No comments