Kemendagri Umumkan Pemenang Lomba Video Inovasi Daerah Dalam Tatanan Normal Baru

383 Views

Kementerian Dalam Negeri RI pada Senin (22/6) kemarin menggelar acara pengumuman pemenang Lomba Video Inovasi Daerah Dalam Tatanan Normal Baru. Dalam acara yang dilaksanakan di Gedung Kemendagri tersebut hadir Wakil Presiden RI Prof. K.H. Ma’ruf Amin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Para Menteri Kabinet Indonesia Maju, dan para Kepala Daerah. Turut berpartisipasi melalui video conference kegiatan tersebut Wakil Gubernur NTT Drs. Josef A. Nae Soi MM bersama para Pimpinan OPD Pemprov NTT di Ruang Rapat Gubernur NTT.

Menteri Dalam negeri RI Tito Karnavian mengatakan lomba ini diadakan sebagai maksud memberikan kesadaran pada masyarakat untuk beradaptasi dengan tatanan baru produktif yang mendukung ekonomi negara dengan memperhatikan protokol kesehatan.

“Para ahli kesehatan mengatakan pandemi covid 19 ini tidak bisa langsung mereda. Oleh karena itu kita beradaptasi dengan pandemi ini. Kita adaptasi dengan kehidupan baru atau the new normal life karena tidak mungkin untuk terus melakukan pembatasan secara ketat dan kita terus berdiam diri. Juga kebijakan lockdown yang juga memberikan dampak negatif pada kesehatan, ekonomi dan psikologi sosial dan lainnya,” ujar Tito.

Dijelaskannya, Tatanan kehidupan produktif dan aman dari covid 19 sebagai sesuatu yang baru, maka ini merupakan pra kondisi agar masyarakat siap dan beradaptasi. Pra kondisi ini dilakukan dengan protokol kesehatan dan dalam beberapa sektor kehidupan dengan simulasi-simulasi. Upaya pra kondisi ini diinisiasi oleh Pemerintah Pusat dengan tujuan menjadi gerakan nasional bersama untuk beradaptasi.

“Peran Pemerintah Daerah sangat penting karena dari 548 Pemda tingkat I Provinsi dan tingkat II Kabupaten/Kota bersentuhan langsung dengan masyarakat di daerah masing-masing. Oleh karena itu Kemendagri bersama dengan Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan, Gugus Tugas Covid 19, Kemenpan RB, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementetian Perdagangan, dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan berinisiatif untuk mengadakan lomba antar daerah untuk menggunakan protokol kesehatan dan simulasinya di 7 sektor kehidupan diantaranya Pasar Tradisional, Pasar Modern, Hotel, Restoran, Tempat Wisata, Transportasi Publik, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP),” jelas Tito.

“Agar adil, maka lomba diadakan dalam 4 klaster diantaranya lomba antar provinsi, lomba antar kota, lomba antar kabupaten, dan lomba antar kabupaten perbatasan atau tertinggal. Semua Pemda diminta untuk membuat video dengan durasi maksimal 2 menit yang menggambarkan protokol kesehatan di semua sektor yang dilombakan”, tandasnya.

Ia mengatakan, video para pemenang akan disosialisasikan melalui media massa dan media sosial sehingga dapat ditiru oleh Pemda yang lain dan memberikan kesadaran pada masyarakat untuk berinovasi dan beradaptasi dengan tatanan baru produktif yang mendukung ekonomi kita semua namun tetap aman dari Covid 19.

Sementara itu, Wakil Presiden RI Prof. K.H. Ma’ruf Amin turut memberikan apresiasi kepada Kemendagri yang sudah melaksanakan lomba tersebut sebagai sarana sosialisasi dan adaptasi bagi masyarakat untuk tananan normal baru.

“Saya sangat brterima kasih pada Kemendagri yang lewat lomba ini mendorong inovasi dari berbagai daerah untuk menghadapi tatanan new normal. Tatanan akan berubah drastis. Akan berbeda dengan yang sebelumnya maka harus ada inovasi dalam menjalankan aktivitas masyarakat disetiap sektor dan ijalankan dalam protokol kesehatan oleh semua masyarakat,” jelas Amin.

“Seperti kita ketahui saat ini seluruh dunia dihadapkan dengan pandemi covid 19. Hampir seluruh dunia dan Indonesia mendapat dampak dari covid 19 ini. Yang memaksa semua negara melakukan kebijakan. Pemerintah menempatkan kesehatan dan keselamatan sebagai prioritas utama dengan maksud memutus penyebaran virus. Tingkatkan kualitas kesehatan. Melakukan protokol kesehatan dan isolasi diri yang tepat. Selain upaya keras kajian penerapan new normal. Kita persiapkan untuk kembali mendorong ekonomi.

Untuk diketahui, untuk dari setiap 7 sektor yang dilombakan dengan para pemenang diantaranya Sektor Pasar Tradisonal oleh Provinsi Bali, Sektor Pasar Modern oleh Kabupaten Aceh Tengah, Sektor Restoran oleh Provinsi Lampung, Sektor Hotel oleh Kota Pekanbaru, Sektor PTSP oleh Kabupaten Trenggalek, Sektor Transportasi Umum oleh Kota Bengkulu dan Sektor Tempat Wisata oleh Kabupaten Sigi. (Meldo Nailopo)

No comments